Lompat ke isi utama

Berita

Peringati Hari Jadi ke-8, Bawaslu Kota Langsa Teguhkan Komitmen Kawal Demokrasi Berintegritas di Pesisir Timur Aceh

.

LANGSA — Menginjak usia pengabdian ke-8 tahun sejak pengukuhan Bawaslu Kabupaten/Kota secara serentak pada 15 Agustus 2018, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Langsa menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) dengan semangat memperkokoh integritas dan memperluas pengawasan partisipatif di Kantor Bawaslu Kota Langsa, Sabtu (15/08/2026).

Peringatan hari jadi yang berlangsung secara khidmat dan penuh rasa syukur ini dihadiri oleh jajaran pimpinan komisioner, kepala sekretariat, serta seluruh staf Bawaslu Kota Langsa. Momen refleksi delapan tahun perjalanan ini menjadi tonggak evaluasi dalam memperkuat eksistensi kelembagaan pengawas pemilu yang profesional, transparan, dan akuntabel di Kota Langsa.

Ketua Bawaslu Kota Langsa, Taufiqurrahman, menegaskan bahwa usia delapan tahun merupakan fase pematangan kelembagaan dalam merawat kepercayaan publik terhadap keadilan elektoral.

"Delapan tahun perjalanan Bawaslu Kota Langsa bukanlah waktu yang singkat. Kami telah melalui beragam dinamika dan tantangan pengawasan dari pemilu ke pemilu maupun pilkada. Peringatan hari lahir pada 15 Agustus ini menjadi pengingat bagi kami semua bahwa amanah mengawal suara rakyat harus terus dijalankan dengan penuh integritas, keberanian, dan independensi tanpa goyah sedikit pun," tegas Taufiqurrahman.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Langsa, Marida Fitriani, menggarisbawahi pentingnya merawat kesadaran kolektif masyarakat agar pencegahan pelanggaran terus berakar kuat hingga ke tingkat gampong.

"Kekuatan sejati Bawaslu ada pada kedekatannya dengan rakyat. Delapan tahun ini membuktikan bahwa penindakan hukum harus selalu diimbangi oleh ikhtiar pencegahan yang humanis. Kami ingin di usia yang semakin matang ini, nilai-nilai anti-politik uang dan literasi pemilu bersih makin mendarah daging di tengah warga Kota Langsa," ujar Marida Fitriani.

Melengkapi refleksi tersebut, Anggota Bawaslu Kota Langsa, Sri Wahyuni, menyoroti kesinambungan program edukasi dan pelibatan generasi muda dalam ekosistem demokrasi lokal.

"Memasuki usia ke-8, Bawaslu Kota Langsa terus membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi pemuda, mahasiswa, dan kelompok perempuan untuk menjadi motor pengawas partisipatif. Kolaborasi yang erat antara lembaga pengawas dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga marwah demokrasi kita tetap jujur, adil, dan bermartabat," imbuh Sri Wahyuni.

Peringatan HUT ke-8 ini ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas soliditas keluarga besar Bawaslu Kota Langsa, sekaligus penegasan kesiapan menyongsong agenda-agenda pengawasan demokrasi di masa mendatang.