Bawaslu Kota Langsa Gelar Konsolidasi Demokrasi Bersama Komisi 1 DPRK Kota Langsa
|
Langsa – Dalam upaya memperkuat kualitas demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan politik, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Langsa menggelar kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kota Langsa. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Komisi 1 DPRK Kota Langsa, Rabu 6/5/26.
Kegiatan tersebut di hadiri oleh, Taufiqurrahman, Ketua Bawaslu Kota Langsa, Marida Fitriani Kordiv P3S, Sri Wahyuni Kordiv HP2H, Ketua dan anggota Komisi 1 DPRK Kota Langsa serta jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Langsa.
Taufiqurrahman Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Langsa menyampaikan bahwa konsolidasi demokrasi merupakan bagian dari tugas Bawaslu di luar tahapan pemilu untuk menjaga keberlanjutan pendidikan politik masyarakat serta memperkuat budaya demokrasi yang sehat. Program ini sejalan dengan arahan Bawaslu RI yang mendorong penguatan demokrasi melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, demokrasi tidak hanya berlangsung saat pemilu dan pilkada, tetapi harus terus dirawat melalui dialog, edukasi politik, dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap hak serta kewajibannya sebagai warga negara.
Marida Fitriani dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa selama ini pihaknya terus berupaya melakukan konsolidasi demokrasi baik dengan partai politik, masyarakat maupun para pemangku kepentingan di Kota Langsa, upaya ini dilakukan untuk terus memperkuat penyelenggaran pemilu dimasa yang akan dating.
Sementara itu Sri Wahyuni Kordiv HP2H menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pemutakhiran data pemilih sevara berkelanjutan, hal tersebut juga untuk memastikan data pemilih untuk terus diperbaiki, dan kami juga berharap DPRK, khususnya Komisi 1, bisa ikut mendorong pemerintah untuk terus memperbaiki data kependudukan.
Sehingga nantinya saat pemilu tahun 2029 data pemilih khususnya dikita Langsa bisa terus terupdate dan bisa meminimalisir kesalahan data.
Sementara itu, perwakilan Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Kota Langsa mengapresiasi inisiatif Bawaslu dalam membangun ruang diskusi dan kolaborasi untuk memperkuat demokrasi di daerah. DPRK menilai sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan lembaga legislatif sangat penting guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan literasi politik masyarakat, pengawasan partisipatif, pencegahan politik uang, hingga upaya memperkuat partisipasi generasi muda dalam proses demokrasi. Konsolidasi demokrasi juga menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu sebelumnya sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan untuk penyelenggaraan pemilu yang lebih berkualitas di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu dan DPRK Langsa berharap tercipta komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, memperkuat partisipasi publik, serta mewujudkan kehidupan politik yang berintegritas dan berkeadilan di Kota Langsa.**
Penulis : Taufiqurrahman
Foto : Farrah Meutia
Editor : Taufiq