Bawaslu Kota Langsa Perkuat Pengawasan Partisipatif Tingkat Gampong Menuju Pemilu 2029
|
LANGSA — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Langsa terus memperkuat keterlibatan masyarakat demi menjaga mutu demokrasi melalui agenda Konsolidasi dan Evaluasi Gerakan Pengawasan Partisipatif di Gampong Buket Meutuwah, Kecamatan Langsa Timur, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Geuchik Gampong Buket Meutuwah, Yasir, tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat gampong, sekretaris desa (sekdes), serta unsur Tuha Peut. Forum ini dirancang sebagai ruang konsolidasi, edukasi, dan dialog strategis untuk membangun kesadaran kolektif warga dalam mengawal demokrasi, khususnya pada masa non-tahapan pemilu.
Anggota Bawaslu Kota Langsa sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Sri Wahyuni, memaparkan pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebagai fondasi pemenuhan hak politik warga negara.
"Kualitas data pemilih adalah benteng awal dalam menjamin hak konstitusional setiap warga negara. Data pemilih tidak boleh statis; harus terus diperbarui agar tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami mengajak masyarakat untuk proaktif menyisir dan melaporkan perubahan status kependudukan melalui mekanisme yang ada, sehingga tidak ada hak suara yang terabaikan," tegas Sri Wahyuni.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Kota Langsa, Marida Fitriani, menyoroti optimalisasi inisiatif Forum Warga dan program Gampong Peduli Pengawasan Pemilu sebagai sarana memperluas jangkauan pencegahan pelanggaran.
"Pengawasan partisipatif bukan agenda musiman yang baru aktif saat tahapan pemilu berjalan. Melalui Forum Warga, masyarakat memiliki wadah untuk mengasah literasi kepemiluan, berani menolak politik uang, menyaring hoaks, dan melaporkan dugaan pelanggaran secara resmi. Aparatur gampong—mulai dari geuchik, sekdes, hingga tuha peut—adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi berintegritas di tingkat akar rumput," ujar Marida Fitriani.
Melalui forum konsolidasi ini, Bawaslu Kota Langsa menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pendidikan politik masyarakat secara berkelanjutan serta memperluas kolaborasi multisektoral guna menyongsong penyelenggaraan Pemilu 2029 yang berintegritas dan transparan.